Kecelakaan
ku yang menakutkan
Pada suatu
liburan yang panjang, pernah saya alami kejadian yang sampe sekarang tidak
pernah saya lupakan dan sangat menakutkan. Ini kisahh nyata saya pada waktu
saya masih duduk di sekolah dasar kelas
4.
Di suatu pagi
hari pada saat waktu liburan sekolah saya dan keluarga besar orang tua saya
melaksanakan liburan ke kampung halaman yang berniat untuk mengantar nenek dan
kakek. Perjalanan di lakukan pada hari senin kami berangkat pukul 07:00 pagi
dari terminal kampung Rawamangun. Perjalanan menurut saya sangat lah mengasikan
karna baru Pertamakalinya kita pulang bersama-sama.
pada perjalanan
kali ini engak tau kenapa nenek saya berkata kepada saya bahwa jangan duduk di
depan sebelah kiri, mungkin karna dulu saya masih kecil jadi saya melawan apa
kata nenek.
Perjalanan dari
RAWAMANGUN ke pelabuhan masih
biasa-biasa aja namun semua berubah pada saat di daerah sumatra selatan. Kami
keluar dari kapal laut dan melanjutkan perjalanan mengunakan BIS. setelah berjalan
sekitar 5 jam dari kapal kami mengalami
kecelakaan walaupun tidak terdapat korban jiwa hanya saya yang terluka namun
hanya luka baret baret pada bagian tangan dan keseleo pada bagian tangan, karna
kecelakaan itu terjadi pada saat belokan yang tajam dan Bis yang kita gunakan
dengan kecepatan tinggi dan di daerah yang berlawanan juga ada bis dengan
kecepatan hampir sama cepat lalu terjadilah tabrakan yang tidak bisa terhindar.
Setelah
kecelakaan itu kami berhenti sejenak di pinggir jalan untuk melakukan
pengobatan. Lalu saya di urut oleh seseorang yang sudah tua dari orang tua
saya, namun itu sangat lah sakit. Setelah saya di urut lalu saya di beri obat
merah dan di perban di bagian tangan saya. Namun buka itu saja supir BIS juga
memperbaiki bisnya karna pada kaca bagian kiri di daerah tengah terjadi pecah
kaca. Supir hanya menambalnya dengan plastik dan lakban hitam.
Lalu kami
melanjutkan perjalanan kembali menuju PARiAMAN dan perjalanan masih sangat laah
lama. Lalu sekitar 1 hari 1 malam baru kita semua sampai di daerah pariaman
tapi saya dan orang tua ku tidak langsung menuju rumah melainkan kerumah sakit
terdekat untuk memeriksakan luka yang saya alami. Tapi saya bersyukur tidak
terjadi yang lebih fatal. Lalu kami menuju rumah dan lalu beristirahat.
-SELESAIDAN
TERIMAKASI-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar