Rabu, 03 Juni 2015

TULISAN 1 : KECELAKAANKU YANG MENAKUTKAN



Kecelakaan ku yang menakutkan 

          Pada suatu liburan yang panjang, pernah saya alami kejadian yang sampe sekarang tidak pernah saya lupakan dan sangat menakutkan. Ini kisahh nyata saya pada waktu saya masih duduk di sekolah dasar kelas  4. 

          Di suatu pagi hari pada saat waktu liburan sekolah saya dan keluarga besar orang tua saya melaksanakan liburan ke kampung halaman yang berniat untuk mengantar nenek dan kakek. Perjalanan di lakukan pada hari senin kami berangkat pukul 07:00 pagi dari terminal kampung Rawamangun. Perjalanan menurut saya sangat lah mengasikan karna baru Pertamakalinya kita pulang bersama-sama.
          pada perjalanan kali ini engak tau kenapa nenek saya berkata kepada saya bahwa jangan duduk di depan sebelah kiri, mungkin karna dulu saya masih kecil jadi saya melawan apa kata nenek.

          Perjalanan dari RAWAMANGUN  ke pelabuhan masih biasa-biasa aja namun semua berubah pada saat di daerah sumatra selatan. Kami keluar dari kapal laut dan melanjutkan perjalanan mengunakan BIS. setelah berjalan sekitar 5 jam  dari kapal kami mengalami kecelakaan walaupun tidak terdapat korban jiwa hanya saya yang terluka namun hanya luka baret baret pada bagian tangan dan keseleo pada bagian tangan, karna kecelakaan itu terjadi pada saat belokan yang tajam dan Bis yang kita gunakan dengan kecepatan tinggi dan di daerah yang berlawanan juga ada bis dengan kecepatan hampir sama cepat lalu terjadilah tabrakan yang tidak bisa terhindar.
           
Setelah kecelakaan itu kami berhenti sejenak di pinggir jalan untuk melakukan pengobatan. Lalu saya di urut oleh seseorang yang sudah tua dari orang tua saya, namun itu sangat lah sakit. Setelah saya di urut lalu saya di beri obat merah dan di perban di bagian tangan saya. Namun buka itu saja supir BIS juga memperbaiki bisnya karna pada kaca bagian kiri di daerah tengah terjadi pecah kaca. Supir hanya menambalnya dengan plastik dan lakban hitam.
          Lalu kami melanjutkan perjalanan kembali menuju PARiAMAN dan perjalanan masih sangat laah lama. Lalu sekitar 1 hari 1 malam baru kita semua sampai di daerah pariaman tapi saya dan orang tua ku tidak langsung menuju rumah melainkan kerumah sakit terdekat untuk memeriksakan luka yang saya alami. Tapi saya bersyukur tidak terjadi yang lebih fatal. Lalu kami menuju rumah dan lalu beristirahat.

-SELESAIDAN TERIMAKASI-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar